Jumat, 14 Desember 2012
Satu Jam Lagi (Shania)
Hari ini adalah hari yang aku nanti-nantikan selama sekitar satu bulan. Dimana aku dan dia akan bertemu. Shania Juanita, itulah namanya. Selama sebulan kita berpisah. Karena Shania ada survey di luar kota. Sedangkan aku masih harus tetap bekerja di tempat bekerjaku sekarang.
Memang aku masih berhubungan lewat telepon maupun sms. Tapi itu masih kurang sukup. Mungkin ini cobaan untuk hubungan kami. Yang baru seminggu jadian dan harus berpisah selama sebulan. Walau sebentar tapi perasaan ini sudah sangat dalam.
Aku masih setia menunggu Shania kembali. Tidak tahu bagaimana keadaannya disana. Dia memberi kabar sehat-sehat saja, namun aku tak tahu itu benar atau tidak. Karena saat aku telepon sku sempat mendengar suara batuk. Walau terdengar lirih. Tapi aku percaya kepada kekasihku, Shania.
Jika tiba waktun istirahat, aku sempatkan untuk menelponnya. Kadang bercanda dan tertawa. Tapi tak jarang juga berbicara serius. Walaupun akhirnya juga ketawa. Pernah sampai lupa waktu. Saking asyiknya bertelepon, gak taunya waktu istirahat sudah selesai. Jadi kena marah dan bonus hukuman deh.
Rencananya malam ini Shania akan pulang. Aku berniat untuk menjemputnya nanti malam di Stasiun. Namun niatku batal terlaksana. Karena aku dapat giliran lembur sampai maksimal jam 21.00. Tapi aku pikir-pikir Shania sampi di Stasiun sekitar jam 20.00an. Apa dia mau menungguku selama itu?
Tapi kasihan juga harus menunggunya selam itu. Jadi kuputuskan untuk dia balik duluan dan minta jemput keluarganya saja. Aku juga menjelaskan alasanku. Kan sayang kalau harus ninggalin lembur.
Tapi tampaknya dia sangat menyayangiku. Terbukti dia mau menungguku selama satu jam di stasiun. Karena dia ingin bertemu denganku dulu ketika berada di kota kelahirannya. Dia rela menungguku daripada dijemput keluarganya. Padahal keluarganya juga sangat rindu padanya.
Sungguh beruntungnya diriku memilikinya. Kami memang sudah lama kenal. Aku juga sangat akrab dengan orang tua Shania. Kalau tidak salah pas aku pindah ke kota ini kelas 3 sd. Dan aku sudah menyimpan rasa padanya saat pertama kali bertemu. Namun baru berani mengutarakannya sebulan yang lalu. Seminngu sebelum Shania berangkat keluar kota.
“Aku harus segera selesaikan tugas ini, kalau bisa sebelum jam 21.00. Agar segera menjemput Shania di Stasiun.” Kataku dalam hati
Pukul 17.15 WIB, aku dapat sebuah pesan masuk. Aku buka dan mebacanya. Ini sms dari Shania.
“ Sayang, aku nanti berangkat sekitar jam 18.00an. Nanti jangan lupa jemputa aku ya? ”
“Iya sayang, kamu gapapa nunggu sejam-an di Stasiun? Soalnya aku ada lembur, mungkin jam 21.00an kelar.”
“Gapapa sayang, kan udah dibilangin aku akan nunggu kamu. Aku pengen kamu jadi orang yang pertama aku temui pas sampai di Stasiun.”
“Oh sayang. Makasih ya? Sampai bertemu nanti ya? Aku mau cepet-cepet beresin tugas, biar cepet selesai. Kalau bisa sebelum jam 21.00”
“Iya sayang, See you... and I love you”
“See you to... and I love you to... mmmmuaaaachhh” Sms terakhir dari Shania sebelum aku meletakkan hpku.
Aku berusaha agar cepat menyelesaikan tugas lemburku mulai dari sekarang. Mumpung tugasku udah selesai. Mrmang cukup banyak sih. Namun upahnya sebanding dengan tugas tersebut. Sayang kan kalau gak lembur.
Rasa lelah pun tiba. Tangan terasa sudah agak kaku, mata pun sudah mulai ngantuk. Padahal kurang dikit lagi kelar. Tanpa sadar ternyata aku tertidur. Aku terbangun ketika sudah jam 19.45. Ada 3 pesan masuk dan 2 panggilan tak terjawab.
“Sayang, bentar lagi aku nyampai.”
“Kok nggak di bales sayang ???
“Apa lagi sibuk banget ya?? ”
“Waduh, gawat !!! Ketiduran lagi.” Gerutuku dalam hati
Langsung saja aku bales sms dari Shania tadi.
“Maaf sayang, tadi aku ketiduran. Udah sampai belum? ”
Sekitar 15 menit aku masih menunggu sms masuk dari Shania. Tapi masih belum ada juga sms.
“Apa dia marah ya? Apa aku sms lagi aja ya?” pikirku
“Sayang marah ya? Kok gak di bales sih? “
Karena terlalu kepikiran Shania, aku lupa harus menyelesaikan tugas lemburku. Ditengah kesunyian saat ngerjain tugas. Tiba-tiba ada suara ringtone tanda sms masuk. baca selanjutnya...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Add me : www.facebook.com/iksankurniawan48
BalasHapusLike me : www.facebook.com/forJKT48
Follow me : @nustqiew
Follow me : @forJKT48