Kamis, 13 Desember 2012
Panda Yang Special (Sonya)
Kegiatan belajar mengajar di sekolah berjalan sseperti biasanya. Namun hari ini ada yang berbeda.Kebetulan waktu itu pelajaran B. Indonesia favoritku. Sepertinya ada anak baru.
"Anak-anak kita kedatangan murid baru, pindahan dari Jakarta." kata Bu Guru menuntun seorang siswa
"Wah, anak baru nih. Lumayan cantik juga." pikirku dalm hati
Setelah Bu Guru mengenalkan murid baru itu, giliran dia yang memperkenalkan diri. Dia berbicara seperlunya saja. Aku tahu namanya Sonya Pandharmawan.
Kemudian dia duduk dibangku kosong no 1 dari depan pojok kiri dekat dengan meja guru. Sedangkan aku berada 3 bangku dibelakang tempat duduk Sonya.
Pelajaran pun dilanjutkan. Karena tadi sempat terhambat kedatangan murid baru. Bu Guru memberi pertanyaan. Ternyata ank baru itu langsung mengangkat tangannya. Dan menjawab pertanyaan dengan benar.
"Wah, hebat juga anak ini. Baru pertama masuk sekolah baru udah berani ngejawab."batinku
Karena biasanya teman-teman pada kaga mau kalu ngejawab lisan gini. Biasanya sih aku yang menjawab. Bukannya sombong, temanku juga bilang kalu aku jago B. Indonesia. Padahal gak juga, malah ada yang lebih jago.
Aku merasa tersaingi dengan adanya Sonya. Aku dan Sonya bergantian menjawab. Berebut menjawab juga dengan anak lain. Walu lebih sering Aku dengan Sonya.
"Kriiiiing" bel istirahat berbunyi. Semua anak pada keluar untuk istirahat. Begitu pula dengan Gurunya. Tapi aku hari ini lagi males ke kantin. Jadi aku putuskan untuk tetap di kelas aja.
Eh, ternyata ada juga yang masih di kelas.
"Eh, lu nggak ke kantin??? " tanyaku pada Sonya
"Nggak ah." jawabnya singkat
"Iksan..." kataku sambil mengulurkan tangan.
"Sonya." balasnya singkat.
Dia langsung kembali keposisi semula. Membaca buku lagi.
"Wah, resek juga anak ini." batinku
Sombong sekali, nyuekin aku. Tapi tak apalah, namanya juga anak baru. Aku melihat keluar sebentar. Ngambil udara segar sambil liat susana. Kemudain Aku balik ke kelas. Aku liat dia lagi makan snack.
“Wah, enaaak tuh.” Godaku
“Emang.” Jawabnya singkat
“Bagi donk !!” pintaku
“Beli aja ndiri !!!” jawabnya
“Dasar pelit.” Balasku
“Biarin...” katanya
“Kalau bukan cewek udah.....” kataku kesal
“Udah apa ?? “ katanya agak melotot
“Ih, menakutkan.” Godaku
“Biarin...” lagi-lagi kata itu
Bel masuk berbunyi. Semua pada masuk kelas masing-masing. Begitu pual teman-temanku yang dibelakangnya udah ada guru yang sangat disiplin. Pelajaran pun dilanjutkan seperti biasanya. Hanyaa saja ditambah murid baru.
Aku masih mikirin cewek resek itu. Tapi seru juga kalau ada cewek yang berbeda dari yang lainnya. Biasanya pada malu-malu dan penakut. Ini malah kebalikannya. Yang paling unik darinya adalah cewek yang jarang makan di kantin tapi ngemil snack aja dikelas. Ku ketahui itu karena tiap hari aku liat dia pas makan snack.
Oh ya, aku sering sekali berantem sama si Sonya. Tapi berantem yang wajar-wajar aja. Aku sering sekali panggil dia dengan nama “Panda”. Karena badannya udah kaya panda. Mukanya juga mirip panda. Hahahahaha. Yang paling unik, dalam namanya juga ada nama pandanya. Sonya “Panda”rmawan.
Semakin hari aku semakin akrab aja dengan Sonya. Sonya sendiri juga punya temen dekat namanya Jeje teman sebangkunya. Walau masih sering berantem tapi lama kelamaan malah ada rasa gimana gitu. Aku mulai merasa nyaman berada di dekatnya.
Hari demi hari kita lewati. Sampai suatu hari kami jalan berdua saja ke Kebun Binatang liat buah-buahan yang segar. Hahahah just kidd liat bianatang lah. Aku ingat waktu itu tanggal 5 November 2010. Kami melihat hewan dari yang buas sampai inak dari yang paling besar sampai yang paling kecil seperti semut. Itu mah, hampir di semua tempat ada.
Aku sudah lama mempunyai rasa ke Sonya. Hari itu sebenarnya ingin mengungkapkan persaaanku. Namun kurasa masih kurang tepat. Masih bisa esok hari aja. Lagian baru pertama kali jalan ama cewek cui...
Tapi ternyata aku salah besar. Sehari setelah aku jalan ama Sonya, ada kabar tidak mengenakkan. Orang tuaku ngasih tahu kalau lusa kita harus segera pindah ke Malang. Karena harus pindah kerja beserta rumah. Otomatis akan pindah selama orang tua masih kerja disana. Aku kaget sekali mendengar hal itu.
Padahal baru kemarin bisa jalan dengan cewek. Malah mau ngutarakan cinta padanya. Aku benci sekali perpisahan. Disaat ada yang mengisi ruang dihatiku. Malah ada cobaan yang datang. Aku takut Sonya sedih mendengar kabar ini. Jadi aku merahasiakan hal ini.
Dua hari terakhir aku dengan Sonya sangatlah membahagiakan. Kami isi dengan jalan bareng, makan bareng, nonton bareng, sampai mandi bareng. Eh maaf sob, yang terakhir hanya bercanda. baca selanjutnya...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Add me : www.facebook.com/iksankurniawan48
BalasHapusLike me : www.facebook.com/forJKT48
Follow me : @nustqiew
Follow me : @forJKT48